PROFESI-PROFESI YANG ADA DALAM INDUSTRI KEUANGAN
Berikut ini adalam beberapa macam profesi yang ada
dalam industri jasa keuangan.
1.Akuntan
Posisi dimana seseorang bertanggung jawab untuk menghasilkan laporan keuangan dan informasi akuntansi dalam perusahaan. Tugas utamanya yaitu membukukan semua transaksi yang terjadi pada perusahaan secara sistematis, periodik dan mampu dipahami oleh orang yang membutuhkan laporannya, terutama internal perusahaan, manajer terlebih pemilik. Biasanya akuntan terdiri dari akuntan keuangan dan akuntan manajemen, akuntan keuangan fungsinya membukukan segala aktivitas perusahaan dan membuat laporan keuangan untuk eksternal perusahaan termasuk pemilik
sedangkan akuntan manajemen menyusun informasi untuk bahan atau keperluan intern perusahaan atau manajemen.
Posisi dimana seseorang bertanggung jawab untuk menghasilkan laporan keuangan dan informasi akuntansi dalam perusahaan. Tugas utamanya yaitu membukukan semua transaksi yang terjadi pada perusahaan secara sistematis, periodik dan mampu dipahami oleh orang yang membutuhkan laporannya, terutama internal perusahaan, manajer terlebih pemilik. Biasanya akuntan terdiri dari akuntan keuangan dan akuntan manajemen, akuntan keuangan fungsinya membukukan segala aktivitas perusahaan dan membuat laporan keuangan untuk eksternal perusahaan termasuk pemilik
sedangkan akuntan manajemen menyusun informasi untuk bahan atau keperluan intern perusahaan atau manajemen.
Akuntan dibagi menjadi beberapa bidang:
a) Akuntan
Publik
Akuntan ini adalah akuntan dari luar perusahaan
untuk “memeriksa” kegiatan perusahaan dan memberikan pendapat atas apa yang
dilakukan perusahaan, bisa dibilang mengetes kejujuran si manajemen perusahaan.
baca akuntan publik selengkapnya. Merupakan akuntan yang telah memperoleh izin
dari menteri keuangan untuk memberikan jasa akuntan publik di Indonesia.
Ketenttuan mengenai akuntan publik di Indonesia diatur dalam Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2011 mengenai Akuntan Publik dan Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.01/2008 tentang Jasa Akuntan Publik. Setiap
akuntan publik wajib menjadi anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI),
asosiasi profesi yang diakui oleh Pemerintah. Peranan Akuntansi Publik:
1. Membuat
keputusan yang berkaitan dengan penggunaan sumber daya yang terbatas termasuk
identifikasi bidang keputusan yang rumit dan penetapan tujuan serta sasaran
organisasi.
2. Mengarahkan
dan mengendalikan secara efektif sumber daya ekonomi dan sumber daya manusia
yang ada di dalam organisasi.
3. Menjaga dan
melaporkan kepemilikan atas sumber daya yang dikuasai organisasi.
b) Akuntan
Pajak
Dari segi namanya saja sudah kebayang, ngitungin
pajaknya perusahaan, namun bukan hanya sekedar menghitung. tapi menganalisa dan
memberi saran bagaimana transaksi yang harus dilakukan agar pajak yang
dibayarkan seminimal mungkin tanpa mencurangi peraturan perpajakan yang
berlaku.
c) Akuntan
Pemerintah
Akuntan yang bekerja di sektor pemerintah. menyusun
laporan keuangan pemerintah, juga melakukan fungsi audit atas instansi
pemerintah atau perusahaan dimana pemerintah sangat berkepentingan seperti bea
cukai dan pajak
biasanya,sudut pandang yang dipakai bukan laba rugi, tapi sesuai aturan pemerintah.
biasanya,sudut pandang yang dipakai bukan laba rugi, tapi sesuai aturan pemerintah.
d) Akuntan
Pendidik
guru atau dosen, ya merekalah yang bisa disebut
akuntan pendidik, fungsinya ya pendidikan akuntansi untuk anak didik mereka,
bukan hanya itu, akuntan pendidik juga bisa melakukan penelitian tentang suatu
isu atau permasalahan yang berkembang dalam dunia akuntansi
2.Aktuaris
Aktuaris adalah
seorang ahli yang bekerja di bidang pengukuran dan manajemen risiko serta
ketidak pastian dalam usaha. Bidang ilmu yang ditekuninya disebut ilmu aktuaria. Secara tradisional, bidang tersebut dibagi dua, yaitu
aktuaria jiwa dan aktuaria umum (bukan jiwa). Aktuaris di bidang jiwa bekerja
dengan produk produk seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan sistem dana
pensiun dan menganalisa risiko terkait kematian (mortalitas), penyakit
(morbiditas), dan investasi. Produk-produk terkait aktuaris di bidang umum di
antaranya adalah asuransi kendaraan bermotor, asuransi rumah, kompensasi
pekerja, dan asuransi pelayaran. Keahlian para aktuaris juga digunakan
dalam manajemen risiko
korporasi. Gelar Aktuaris di
Indonesia diberikan olek Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI)
3.Konsultan
Hukum
Konsultan hukum dalam praktiknya juga dikenal dengan
sebutan pengacara. Konsultan hukum merupakan salah satu profesi yang dibutuhkan
di sektor industry jasa keuangan.
4.Notaris
Notaris adalah Pejabat Umum yang
berwenang untuk membuat Akta Otentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan
ketetapan yang diharuskan oleh peraturan perundang-undangan dan/atau yang dikehendaki
oleh yang berkepentingan untuk dinyatakan dalam akta otentik, menjamin
kepastian tanggal pembuatan akta, menyimpan akta, memberikan grosee, salinan
dan kutipan akta, semuanya itu sepanjang pembuatan akta-akta itu tidak juga
ditugaskan atau dikecualikan kepada pejabat lain atau orang lain yang
ditetapkan oleh Undang-undang Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2004 tentang
Jabatan Notaris.
5. Penilai
Penilai (bahasa Inggris: appraiser; berasal dari bahasa Latin: appretiare yang mempunyai arti
"menilai") merupakan sebuah profesi yang
memiliki kualifikasi, pengetahuan, kompetensi, dan pengalaman melakukan
kegiatan penilaian atau menaksir objek jual beli.
6.Broker
Broker adalah individu atau perusahaan yang menengahi
transaksi antara investor (yang bertindak sebagai konsumen) dan pasar modal.
Dalam aktivitas transaksi pasar modal, ada sekelompok lembaga dan perusahaan
yang bertindak sebagai perantara atau penghubung antara investor dan pasar
modal. Agen ini disebut sebagai broker atau pialang.
7.
Pengelola Dana (Manajer Investasi – Perorangan)
Pengelola dana adalah orang yank melakukan pembentukan
portopolio investasi dengan melakukan jual beli saham dan obligasi.
8.
Marketing
Marketing merupakan profesi yang bertugas memasarkan produk
