KOMUNIKASI KANTOR DAN JENIS-JENISNYA
A.
Pengertian
Komunikasi Kantor
Komunikasi
kantor adalah proses penyampaian berita dari suatu pihak ke pihak lain, yang
berlangsung atau yang terjadi dalam suatu kantor.kmunikasi ini dapat dilakukan
secara lisan (langsung maupun dengan alat komunikasi), maupun dalam bentuk
tulisan.
B.
Jenis Komunikasi Kantor
1.
Komunikasi
horizontal (komunikasi lateral/menyamping)
Komunikasi horizontal merupakan bentuk komunikasi secara mendatar dimana
terjadi pertukaran pesan secara menyamping dan dilakukan oleh dua pihak yang
mempunyai kedudukan sama, posisi sama, jabatan se-level, maupun eselon yang
sama dalam suatu organisasi. Menurut Daft (2003), komunikasi bentuk ini selain
berguna untuk menginformasikan juga untuk meminta dukungan dan
mengkoordinasikan aktivitas. Komunikasi horizontal diperlukan untuk menghemat
waktu dan memudahkan koordinasi sehingga mempercepat tindakan (Robbins, 2001).
Kemudahan koordinasi ini menurut Liaw (2006) disebabkan adanya tingkat, latar
belakang pengetahuan dan pengalaman yang relatif sama antara pihak-pihak yang
berkomunikasi, serta adanya struktur formal yang tidak ketat.
2. Komunikasi diagonal (komunikasi silang)
Komunikasi diagonal merupakan komunikasi yang berlangsung dari satu pihak
kepada pihak lain dalam posisi yang berbeda, dimana kedua pihak tidak berada
pada jalur struktur yang sama. Komunikasi diagonal digunakan oleh dua pihak
yang mempunyai level berbeda tetapi tidak mempunyai wewenang langsung kepada
pihak lain. Koontz et al. (1989) mengatakan bahwa komunikasi silang
ini tidak mengikuti hirarki organisasi tetapi memotong garis komando.
Komunikasi ini merupakan saluran komunikasi yang jarang digunakan dalam
organisasi, namun penting dalam situasi dimana anggota tidak dapat
berkomunikasi secara efektif melalui saluran lain. Penggunaan komunikasi ini
selain untuk menanggapi kebutuhan dinamika lingkungan organisasi yang rumit,
juga mempersingkat waktu dan memperkecil upaya yang dilakukan organisasi
(Gibson et al., 1997).
3. Komunikasi vertikal
Komunikasi vertikal adalah komunikasi yang terjadi antara atasan dan bawahan
dalam organisasi. Robbins (2001) menjelaskan bahwa komunikasi vertikal adalah
komunikasi yang mengalir dari satu tingkat dalam suatu organisasi/kelompok ke
suatu tingkat yang lebih tinggi atau tingkat yang lebih rendah secara timbal
balik. Dalam lingkungan organisasi atau kelompok kerja, komunikasi antara
atasan dan bawahan menjadi kunci penting kelangsungan hidup suatu organisasi.
Bahkan menurut Stoner dan Freeman (1994), dua per tiga dari komunikasi yang
dilakukan dalam organisasi antara atasan dan bawahan berlangsung secara
vertikal, sehingga peran komunikasi vertikal sangat urgen dalam
organisasi.