Langsung ke konten utama

A. RUANG LINGKUP ADMINISTRASI KEUANGAN



RUANG LINGKUP ADMINISTRASI KEUANGAN

Kalian tentu sering mendengar istilah administrasi keuangan. Kata administrasi keuangan yang kita ketahui biasanya diartikan sebagai proses pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh organisasi baik pemerintah maupun swasta. Keberadaan administrasi keuangan bagi organisasi mutlak adanya karena setiap organisasi pasti memiliki sumber keuangan yang harus dialokasikan dengan baik agar tujuan organisasi dapat tercapai. Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai administrasi keuangan, apakah kalian tau apa itu administrasi keuangan? Pada modul ini nanti akan kita bahas bersama-sama mengenai pengertian, fungsi, tujuan,, manfaat, sampai dasar pengelolaan administrasi keuangan secara lengkap. Simaklah uraian materi berikut ini!

 

1. Pengertian Administrasi Keuangan

a. Administrasi adalah proses kerjasama sekelompok orang dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan .

b. Pengertian keuangan adalah kegiatan mengolah uang untuk melakukan transaksi pembayaran.

c. Pengertian administrasi keuangan oleh para ahli :

1). Menurut Simon : administrasi keuangan adalah proses pengelolaan yang melibatkan semua kegiatan yang berhubungan dengan keuangan, pembuatan laporan keuangan, dan pencapaian tujuan untuk kepentingan bersama.

2). Menurut The Liang Gie : administrasi keuangan merupakan proses pengurusan atau penyelenggaraan, penyediaan, dan penggunaan uang dalam setiap usaha kerjasama.

d. Pengertian administrasi keuangan dalam arti sempit (tata usaha keuangan) adalah pencatatan keluar masuknya uang untuk membiayai suatu kegiatan organisasi

e. Pengertian administrasi keuangan (pengelolaan keuangan) dalam arti luas adalah pengaturan serta penetapan kebijakan yang berkaitan dengan pengadaan maupun pemanfaatan keuangan yang kegiatannya meliputi perencanaan, pengaturan pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan.

2. Komponen Administrasi Keuangan

a. Perencanaan keuangan adalah kegiatan merencanakan penerimaan dan pengeluaran uang.

b. Penganggaran keuangan adalah membuat perkiraan secara detail pengeluaran dan pemasukan keuangan.

c. Pengelolaan keuangan adalah penggunaan dana untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.

d. Pencarian keuangan adalah mencari sumber uang untuk kegiatan perusahaan.

e. Penyimpanan keuangan adalah pengumpulan dana dan menyimpan dana dengan aman.

f. Pengendalian keuangan adalah melakukan evaluasi serta perbaikan atas sistem keuangan.

g. Pemeriksaan keuangan adalah melakukan audit atau pemeriksaan keuangan perusahaan  agar tidak terjadi penyimpangan.

 

3. Fungsi Administrasi Keuangan

Fungsi administrasi keuangan secara umum:

a.     Fungsi investasi, meliputi pengelolaan dana ke dalam aktiva-aktiva yang akan digunakan untuk berusaha mencapai tujuan. Dana tersebut dapat berasal dari modal sendiri maupun dari luar. Investasi dalam perusahaan dibagi menjadi 2 yaitu :

1). Investasi jangka pendek, yaitu investasi berupa kas, persediaan barang, piutang, dll.

2). Investasi jangka panjang, yaitu investasi berupa gedung, tanah dan peralatan produksi.

b. Fungsi mencari dana, yaitu usaha untuk mendapatkan modal untuk mendanai usaha-usaha yang dijalankan perusahaan dan memilih sumber-sumber dana yang tepat.

c. Fungsi pembelanjaan, meliputi kegiatan tentang penggunaan dana baik dana dari luar maupun milik sendiri yang digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan perusahaan.

d. Fungsi pembagian laba, yaitu dengan menentukan aturan dalam mengadakan pembagian laba usaha perusahaan.

4. Tujuan Administrasi Keuangan

a. Memperlancar proses keluar masuk uang

b. Mempermudah transaksi uang

c. Adanya bukti transaksi

d. Mengetahui kondisi keuangan diperusahaan

 

5. Manfaat Administrasi Keuangan

a. Teraturnya penerimaan dan pengeluaran uang.

b. Pemanfaatan uang dikoordinasikan dengan baik

c. Berkurangnya kekeliruan dalam pembuatan laporan keuangan.


 


Postingan populer dari blog ini

Q. Macam-Macam Sistem Penyimpanan Arsip

  Macam-Macam Sistem Penyimpanan Arsip   Macam sistem penyimpanan arsip ada 5 (lima) sistem yaitu:  a. Sistem Abjad (Alphabetical Filling System) :  adalah salah satu sistem penataan berkas yang umumnya dipergunakan untuk menata berkas yang berurutan dari A sampai dengan Z dengan berpedoman pada peraturan mengindeks. Umumnya dipakai untuk arsip yang dasar penyusunannya dilakukan terhadap nama orang, nama perusahaan/ organisasi, nama tempat, nama benda dan subjek masalah. Nama-nama diambil dari nama si pengirim (surat masuk) dan nama alamat yang dituju (surat keluar). Contoh berdasarkan abjad b. Sistem Masalah/Perihal (Subject Filling System ) : Adalah salah satu sistem penataan berkas berdasarkan kegiatan-kegiatan yang berkenaan dengan masalah-masalah yang berhubungan dengan perusahaan yang menggunakan sistem ini. Contoh berdasarkan masalah   c. Sistem Nomor (Numerical Filling System) :  Adalah s...

G. BAGIAN-BAGIAN MICROSOFT WORD DAN TAMPILAN MICROSOFT WORD

  BAGIAN-BAGIAN MICROSOFT WORD DAN TAMPILAN MICROSOFT WORD A. Pengertian Tampilan Microsoft Word atau  User Interface Word Tampilan Microsoft Word  adalah setiap tampilan pada Word yang digunakan pengguna mengakses semua fitur untuk membuat dokumen. Untuk mempelajari ms word dengan lebih mudah, perlu dipahami mengenai fungsi setiap tampilan tersebut. Di bidang design software, tampilan ini disebut dengan  user interface  atau antarmuka Microsoft Word. Sebagai pengembang software terpopuler, Microsoft selalu mengedepankan  user friendly  untuk design setiap softwarenya. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pengguna software ( brainware ) mengoperasikan dan mempelajari Word. B. Fungsi Bagian-Bagian Microsoft Word Terdapat beberapa tampilan utama yaitu: Workspace, Ribbon, Quick Access Toolbar, Title Bar, Window Management, Tab Management, Scroll Bar, Status Bar, Ruler, Text Cursor, Page View, dan Account & Share. Berikut penjelasan 12 bagian tampilan y...

L. CARA MENGELOLA KOMPETENSI PERSONAL | ETIKA PROFESI

  CARA MENGELOLA KOMPETENSI PERSONAL Kompetensi personal adalah Kemampuan atau kecakapan seseorang untuk berkinerja. Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Efektif tidaknya suatu hasil kerja sangat dipengaruhi oleh pengetahuan, keterampilan serta perilaku yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan. Mengelola kompetensi personal berarti kepandaian seseorang untuk mengelola kemampuan dan kecakapan yang dimilikinya dengan prestasi kerja serta sikap yang baik sehingga dapat memuaskan pemberi kerja dan sesuai dengan tujuan perusahaan. Mengelola kompetensi personal dapat dilakukan dengan cara menjaga kepribadian dan presentasi diri, menambah kemampuan dengan pelatihan pendidikan serta pengembangan karir. 1. Menjaga Kepribadian a) Menjaga kepribadian yang baik Kepribadian adalah ciri, karakteristik, gaya atau sifat–sifat yang memang k...